Al Hijaz Tour & Travel : Melayani Paket Ibadah Haji ONH Plus dan Umrah (Reguler, Promo dan Plus). Memiliki Izin Haji dan Umroh Resmi Terdaftar Departemen Agama RI

Latest News
header-alhijaz-indowisata
Berkhidmat dalam Menggapai Ibadah Haji Mabrur dan Umroh Maqbul
Alhijaz-Indowisata-Depag
~ Demi Keamanan Anda dan untuk menghindari penipuan dengan mengatasnamakan PT. Al Hijaz Indowisata, kami menghimbau kepada seluruh Jamaah agar membayar DP atau pelunasan Umrah dengan cara langsung mentransfer ke Rekening Bank PT. Al Hijaz Indowisata dan tidak menyerahkan UANG kepada orang yang mengaku sebagai Marketing, Agen atau Perwakilan Al Hijaz Tour & Travel. Terima kasih !!! ~

Ibadah Umrah dan Haji

Ibadah Haji

Travel Umrah dan Haji Terpercaya Ibadah Haji ke Makkah merupakan rukun Ke-Lima dalam rukun Islam. Haji adalah ibadah yang menghimpun semua jenis ibadah, seperti ibadah fisik, hati dan harta. Haji wajib dilaksanakan satu kali seumur hidup, khusus bagi orang-orang yang mampu.

Allah Subhanahu Wata'ala Berfirman,

"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah. Yaitu (bagi) orang yang sanggup, mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam." (Ali 'Imran:97)

Nabi Ibrahim Alaihissalam menyeru seluruh manusia untuk menunaikan ibadah Haji. Maka manusia dari segala penjuru dunia pun berbondong-bondong mendatangi Ka'bah. Selain itu, Ka'bah juga merupakan tempat berhaji seluruh Nabi Allah. Itulah yang telah diberitahukan oleh Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman tentang perintah Nabi Ibrahim, yang artinya:


"Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan Haji. Niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh." (Al-Hajj:27)

Makna Haji

Haji adalah perjalanan menuju Rumah Allah (Baitullah) yang suci untuk melaksanakan ritual ibadah yang terdiri dari perbuatan dan perkataan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, seperti Ihram, Thawaf, di Baitullah Al-Haram sebanyak 7 (tujuh) kali, Sa'i 7 (tujuh) kali antara bukit Shafa dan Marwa, wukuf di Arafah dan melempar Jumrah di Mina, serta ritual-ritual lainnya.

Di dalam ritual haji, banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh seorang hamba, diantaranya mendeklarasikan Tauhid kepada Allah SWT, ampunan yang besar dari Allah bagi yang melaksanakan Haji, saling mengenal di antara kaum Muslimin yang berhaji, belajar hukum islam dan lain sebagainya.

Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji

Ritual Ibadah Haji dilaksanakan antara tanggal 8 sampai 13 bulan Dzulhijjah, yaitu bulan ke-12 dalam kalender Islam.

Siapa yang Wajib Menunaikan Ibadah Haji

Syarat bagi orang yang akan melaksanakan Ibadah Haji adalah harus Muslim yang Mukallaf (Sudah Baligh dan Berakal) dan memiliki kemampuan untuk itu. Makna mukallaf adalah yang berakal dan baligh.

Makna MAMPU dalam menunaikan Ibadah Haji artinya mempunyai kesanggupan untuk bisa sampai ke Masjidil Haram dengan cara yang benar dan legal, dan melaksanakan Ibadah Haji tanpa kesulitan berarti, kecuali kesulitan yang biasa ditemui dalam perjalanan. Selain itu, harta dan jiwanya harus terjamin aman. Juga dengan syarat; seluruh kebutuhan yang dia keluarkan untuk Ibadah Haji adalah harta yang lebih yang tidak mengganggu kebutuhan pokok bagi anak-istrinya dan semua orang yang berada di bawah tanggungannya.

Beberapa Kondisi seorang Muslim dalam melaksanakan Ibadah Haji

1. Mampu Pergi beribadah Haji dengan Kemampuannya Sendiri. Maksudnya, dia sanggup datang ke Masjid Al-Haram sendiri tanpa kesulitan berarti, dan mempunyai biaya yang mencukupi untuk beribadah haji. Dengan demikian, dia mampu melaksanakan ibadah Haji Sendiri.

2. Pergi beribadah Haji atas bantuan Orang lain. Yaitu orang yang tidak mampu beribadah Haji dengan dirinya sendiri, mungkin karena sakit atau karena sudah tua. Tetapi dia bisa menemukan orang yang bisa menggantikannya berhaji dan mampu membayar orang tersebut, maka dia wajib membayar orang yang menggantikannya untuk berhaji itu.

3. Orang yang tidak mampu berhaji melalui dirinya sendiri dan tidak juga mampu membayar orang untuk menggantikannya beribadah haji. Kelompok ini tidak diwajibkan haji sampai mereka mampu.

Ibadah Umrah

Umrah adalah ibadah kepada Allah SWT dengan ihram dan Thawaf di Ka'bah sebanyak 7 (tujuh) kali, lalu mengerjakan Sa'i antara bukit Shafa dan bukit Marwa sebanyak 7 (tujuh) kali, kemudian bercukur dan atau memotong rambut.

Hukum Umrah adalah wajib satu kali dalam seumur hidup dan mengulanginya adalah Sunnah.

Waktu Pelaksanaan Umrah

Ibadah Umrah boleh dilakukan kapan saja dalam satu tahun. Tetapi kalau dikerjakan pada bulan Ramadhan maka pahalanya akan berlipat ganda. Rasulullah SAW bersabda:

"Beribadah Umrah pada Bulan Ramadhan sama dengan Ibadah Haji bersamaku." (HR. Al-Bukhari, no 1863).

Tujuan Ibadah Haji dan Umrah

Tujuan Ibadah Haji dan Umrah adalah:

1. Menempakkan kerendahan dan ketundukan kepada Allah SWT. Karena orang yang melakukan Ibadah Haji dan Umroh meninggalkan semua perhiasan dan sarana yang mewah. Dia hanya memakai baju Ihram seperti sedang menampakkan kemiskinannya di hadapan Allah SWT. Dia juga melupakan dunia dan semua kesibukannya, yang dalam kesehariannya merupakan hal yang menganggu keikhlasannya kepada Allah. Kondisi itu menyebabkan dia berhak mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.

2. Mensyukuri Nikmat. Bentuk ini dapat dilihat dari dua sisi, pertama, mensyukuri nikmat harta kekayaan. Kedua, mensyukuri nikmat kesehatan anggota tubuh. Kedua hal tersebut merupakan puncak kenikmatan bagi seorang manusia ketika berada di dunia.

3. Muktamar Umat Islam. Umat Islam dari segala penjuru dunia berkumpul dalam ibadah Haji dan Umrah. Maka terjadilah proses saling mengenal dan keakraban antara satu dengan yang lainnya. Semua jenis perbedaan antara yang kaya dan yang miskin, antara yang berkulit putih dan kulit hitam, serta perbedaan bahasa menjadi cair dalam satu momentum yaitu Haji dan Umrah.

4. Mengingatkan Akan hari Kiamat. Ibadah Haji dan Umrah mengingatkan seoran muslim akan hari pertemuannya dengan Tuhannya, yaitu ketika dia sudah memakai pakaian Ihram, kemudian dia wukuf di padang Arafah. Dia melihat jutaan orang dengan pakaian putih menyerupai kain kafan. Dengan pemandangan seperti itu, dia akan ingat masa setelah dia meninggal dan akan membuatnya bersungguh-sungguh menyiapkan bekal amal shalih sebelum dia bertemu dengan Allah SWT.

5. Merefleksikan peng-Esaan Allah. Melalui ibadah lisan dan Ibadah Jasmaniah.

Syi'ar bagi orang yang beribadah Haji dan Umrah adalah Talbiyah (Labbaika Allahumma Labbaik, Labbaika Laa Syarika Laka Labbaik, Innal Hamda, Wan-ni'mata, Laka Wal Mulku, Laa Syariika laka).

Karena itu, salah seorang sahabat Nabi menerangkan Makna dari sifat dan cara Talbiyah nabi Muhammad yaitu, "Syiarkanlah Tauhid" (HR. Muslim, no 1218). Syiar tauhid sangat jelas dalam semua proses ibadah Haji dan Umrah baik dalam perbuatan atau pun perkataan. Wassalam.


Call: 0812-9411-7544
WhatsApp: 0812-9411-7544
Saya Ingin Dihubungi
UNTUK PAKET UMROH INI
/* Hot Line*/